Prosedur dan Cara Untuk Klaim Asurasi Prudential

Masyarakat kini sudah semakin disadarkan betapa pentingnya asuransi. Sebuah musibah datang tanpa bertanya kepada yang akan tertimpa musibah. Musibah datang secara tidak terduga. Asuransi jiwa merupakan sebuah asuransi yang bertujuan untuk menanggung kerugian finansial tidak terduga kepada seseorang akibat meninggal terlalu cepat ataupun hidupnya yang terlalu lama. Dua hal ini memang menjadi resiko yang dihadapi dalam cara klaim asuransi jiwa.

Cara Klaim Asuransi prudential , asuransi jiwa pastinya memiliki kemudahan yaitu dapat memberikan jaminan kepada keturunan yang ditinggalkan oleh pemilik asuransi. Hidupnya akan terjamin dan tidak akan terlantar sepeninggal dari orang tersebut. Meskipun demikian masih banyak masyarakat yang enggan mengasuransikan jiwanya. Banyak alasan yang mereka lontarkan dan yang terutama adalah kesulitan ekonomi. Untuk makan saja mereka kesulitan apalagi untuk membayar asuransi.

Untuk orang-orang yang mampu membayar asuransi ibarat mereka sudah menyediakan payung sebelum hujan. Karena ketika musibah datang secara tiba-tiba dan bersamaan dari itu mereka tidak mempunyai uang sedikitpun. Disaat yang seperti inilah asuransi berperan untuk mengcover segala biaya yang dikeluarkan. Kematian merupakan sebuah hal yang pasti akan terjadi hanya saja waktu, tempat dan kondisi seperti apa yang menjadi rahasia illahi. Berikut adalah prosedur yang harus dijalani untuk mengklaim asuransi jiwa apabila orang tersebut meninggal, berikut merupakan cara klaim asuransi yaitu :

 

1. Jika yang menangung asuransi meninggal maka sebagai keturunan atau yang akan mengajukan klaim asuransi untuk orang tersebut harus melaporkan kepada perusahaan asuransi bahwa orang tersebut sudah meninggal.

2. Setelah melaporkan kepada pihak perusahaan asuransi yang harus dilakukan adalah membuat salinan surat kematian yang dikeluarkan oleh kantor negara ataupun oleh rumah duka. Surat kematian ini berisikan data kapan, dimana, dan apa penyebab kematian yang terjadi pada orang tersebut.

3. Kemudian perusahaan asuransi akan mengirimkan formulir klaim asuransi jiwa yang diakibatkan dari resiko meninggal dunia. Formulir ini harus di isi dengan lengkap dan benar.

4. Apabila formulir sudah selesai diisi maka pengaju klaim asuransi jiwa harus menyertakan berkas-berkas penting yang dapat mendukung proses mengklaim asuransi jiwa ini. Berkas-berkas penting tersebut diantaranya ada polis dan endorsement yang asli, fotokopian seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi, fotokopian KTP atau identitas diri dari penerima manfaat, surat keterangan meninggal dunia dari dokter atau rumah sakit yang menangani orang tersebut beserta dengan penyebab kematiannya, surat keterangan meninggal dunia dari pemerintah setempat dan surat keterangan dari kepolisian yang asli apabila orang tersebut meninggal karena kecelakaan.

5. Setelah itu kirimkan berkas-berkas tersebut kepada perusahaan asuransi dan tanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam proses pengajuan klaim asuransi jiwa ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *